Kata-Kata Adalah JiWaKu

Dengan penuh Ketulusan aku berserah diri kepada lidah dan mulutku dari apa yang kucapkan padamu,
diantara lebah yang terbang dan menyengatku,
hanya engkau yang kurasakan sakitnya
hingga aku tak bisa terbaring tidur karena perih rindu untukmu,
engkaulah lebah dari madu yang menghidupkanku,
setelah menimbang, mengingat, menetapkan dan memutuskan,
perkenankanlah aku memintamu untuk melengkapi tulang rusuk ku…
(Martha S. Poetra)

I love him! I love him for the man he wants to be. And I love him for the man he almost is.
I just want to be inspired.
(Jerry Maguire)

Jejak Parfum yang tertinggal pada pena sederhana
Kian menipis
Tetapi aromanya selalu mengingatkanku pada warna-warni cerita yang kucintai
…Dan Cinta yang tak terjamah… [Y]
(Pojok Jiwa)

Kau yang terindah...
Aku sedang akut..
Ragaku terasa kaku..
Kematian menghadang di depan mata..
Bagaikan hidup di ruang hampa udara..
Aku kehilangan diriku..
Aku hanya berteriak dalam diam..
Rasanya sesak..
Menusuk hingga
Mematahkan hatiku..
Bahkan aku tidak mampu berdiri..
Aku tersungkur di ujung jalan ini..

Planet Bumi, 2009

Time to say Goodbye

Time to say Goodbye


Saat kau bersiap membentangkan sayap untuk terbang, untuk sedekar melihat dunia luar yang lebih menjanjikan kegembiraan yang mutlak disuguhkan untukmu, kau kembali menangis mengingat luka itu masih menganga..kau kembali menyimpan sayap indahmu..bersembunyi dan mulai meratapi rasa sakit dan kesendirian yang seharusnya tak kau perlihara..

Morfin itu kembali kau pilih untuk meredakan rasa sakitmu..
Begitu melewati aliran darahmu, kau akan merasakan ketenangan dan kegembiraan semu dan segera berlalu…efek yang ditimbulkan segera habis…yang tertinggal hanya rasa sakit yang semakin menjadi, dan untuk menghentikannya diperlukan dosis yang makin meningkat…
Itukah yang kau cari?

Mendengar suaranya bagai mendengar nyanyian sejuta bidadari..
Kata-kata yang keluar dari mulutnya melebihi kekuatan kata seorang Rommy Rafael yang mampu menghipnotismu sampai jauh ke alam sadarmu…
Remah-remah dari sisa waktunya kau abadikan bagai seseorang yang menanti ajal..
kau seakan rela menyerahkan seluruh impian mu untuk menggantikan posisi wanita yang menemani tidurnya setiap malam..

Gambar diambil dari penelusuran Google
Terkadang kau lupa betapa berharganya dirimu..
betapa layaknya kau mendapatkan seseorang yang utuh..tak terbagi..yang mampu memberimu ruang di hidupnya dan menjadikanmu satu-satunya ratu dalam istananya…

Jagalah kesadaran untuk tetap melihat realita…
bukan melihat apa yang kau ingin kau lihat…
Jangan mencintai mimpi buruk hanya karena kau takut terbangun dari tidurmu…

Membuatnya tetap tinggal untuk mengukir kenangan bersamanya akan membunuhmu secara perlahan..
Kelekatan itu harus kau bayar dengan airmata, kecewa, kesedihan dan terlebih kebebasanmu..

Bangunlah,Sahabat…
Bangun dan mendakilah..karna puncak tertinggi yang menjanjikan kebebasan akan mengantarmu pada cinta sejati…
(Yunita Lukmanto : Jumat, 07 Agustus 2009 – 22:46 wib)

Dear Cik Nit, terima kasih sahabat untuk tulisanmu yang begitu indah.. kata-katamu mengalihkan duniaku.. thank you so much sista.. I Never Give up..
hmm.. remah-remah mimpi kita untuk sebuah Novel.. lucu juga yah!! Miss you.. ^-^

“Bila suatu saat kau harus pergi.
Jangan paksa aku untuk mencari yang lebih baik.
Karena hati ini akan selalu ada untukmu…”

only you...

only you...

Kau takkan pernah terganti..
Kini sayapku telah patah..
Kini aku telah kehilanganmu

[Y] 01 Agustus 2009

Romeo and Juliet

Romeo and Juliet


ROMEO
But, soft! what light through yonder window breaks?
It is the east, and Juliet is the sun.
Arise, fair sun, and kill the envious moon,
Who is already sick and pale with grief,
That thou her maid art far more fair than she:
Be not her maid, since she is envious;
Her vestal livery is but sick and green
And none but fools do wear it; cast it off.
It is my lady, O, it is my love!
O, that she knew she were!
She speaks yet she says nothing: what of that?
Her eye discourses; I will answer it.
I am too bold, ’tis not to me she speaks:
Two of the fairest stars in all the heaven,
Having some business, do entreat her eyes
To twinkle in their spheres till they return.
What if her eyes were there, they in her head?
The brightness of her cheek would shame those stars,
As daylight doth a lamp; her eyes in heaven
Would through the airy region stream so bright
That birds would sing and think it were not night.
See, how she leans her cheek upon her hand!
O, that I were a glove upon that hand,
That I might touch that cheek!

JULIET
Ay me!

ROMEO
She speaks:
O, speak again, bright angel! for thou art
As glorious to this night, being o’er my head
As is a winged messenger of heaven
Unto the white-upturned wondering eyes
Of mortals that fall back to gaze on him
When he bestrides the lazy-pacing clouds
And sails upon the bosom of the air.

JULIET
O Romeo, Romeo! wherefore art thou Romeo?
Deny thy father and refuse thy name
Or, if thou wilt not, be but sworn my love,
And I’ll no longer be a Capulet.

ROMEO
[Aside] Shall I hear more, or shall I speak at this?

JULIET
‘Tis but thy name that is my enemy;
Thou art thyself, though not a Montague.
What’s Montague? it is nor hand, nor foot,
Nor arm, nor face, nor any other part
Belonging to a man. O, be some other name!
What’s in a name? that which we call a rose
By any other name would smell as sweet;
So Romeo would, were he not Romeo call’d,
Retain that dear perfection which he owes
Without that title. Romeo, doff thy name,
And for that name which is no part of thee
Take all myself.
(Act 2, Scene 2) : http://www.links2love.com/poetry_28.htm

Love Story (Ever After)

Love Story (Ever After)


At times love is described in the terms of religion, as in the fourteen lines when Romeo and Juliet first meet. At others it is described as a sort of magic: “Alike bewitchèd by the charm of looks” (II.Prologue.6).

I LOVE THEE

Calender

December 2016
M T W T F S S
« Sep    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blog Stats

  • 89,139 hits

Tulisan Teratas