Kata-Kata Adalah JiWaKu

Romeoku, Priaku yang Terindah…

Posted on: 19 July 2009

Dear mysoul,

Pagi ini ketika aku menikmati secangkir kopi di kedai Cinamon, aku menemukan sosok pria yang entah mengapa, perasaan tidak biasa, ada getaran berbeda.. Oh My God.. Mungkinkah aku Jatuh Cinta pada pria yang baru kulihat beberapa menit di hadapanku..

*Cinta yang tak biasa*
Ya, tidaklah biasa.. Dia Hadir di dalam hidupku dan merubah segalanya dengan tidak biasa.. Dialah ‘Malaikat’ dari Surga, Tuhan telah mengirimkannya untuk hidupku yang hampa, untuk hidupku yang kosong.. dia hadir begitu cepat dan begitu cepat juga dia runtuhkan gunung es yang telah tertancap bertahun-tahun dalam hati ini..

Cinta yang Luar Biasa

Cinta yang Luar Biasa

Ternyata mencintai seseorang tidak semudah yang aku bayangkan. Mengapa? Orang lain lebih banyak berkata bahwa dia lebih pantas menjadi papaku.
memang lelaki ini hanya selisih satu tahun dari papa..
aku wanita dengan usia 29 tahun dan dia pria paruh baya berusia 50 tahun, coba kurangkan berapa selisih usia aku dan dia.. hmmm.. cuma 21 tahun kan.. “CUMA” jeritan itu menggelegar ketika aku memperkenalkan lelaki mempesona itu kepada Mama.
Mama yang perfeksionis, tentunya tak mudah menerima kenyataan ini. tapi tahukah mereka, bukan karena usia, atau karena dia duda (yang ditinggal meninggal istrinya) dengan 2 orang anak, tapi masalah hati, perasaan nyaman dan cinta yang seringkali terabaikan karena ada yang lebih penting dari itu semua.
sepertinya masalah tidak akan mau berdamai dengan diriku.
Entahlah.. yang aku tahu, AKU SUNGGUH MENCINTAINYA.. Tulus dari lubuk hatiku yang terdalam..

percayakah kamu.. karena cinta akhirnya aku dan dia menikah.. Ya, Romeoku.. cinta sejatiku.. tidak pernah kudapatkan cinta yang pernah di berikannya untuk jiwa ini..

Just Another Love Story

Just Another Love Story

Sepuluh tahun hidup denganmu tidak ada yang lebih sempurna dari setiap detik yang kuhabiskan berada disampingmu.
Sekarang setelah 2 tahun kamu meninggalkanku, akibat penyakit yang menggerogoti kekebalan tubuhmu. Akhirnya waktu itu tiba. Hanya Maut yang memisahkan kita, seperti janji yang pernah terucap di Altar, di hadapan Tuhan.

Masih melekat diingatan, kamu selalu katakan “jangan takut, karena kamu adalah wanita hebat”. Ya Tuhan, suara itu terdengar jelas dan genggaman tangan itu masih terasa di kulit ini.

Romeoku.. meskipun ragamu telah pergi, tapi aku tahu jiwamu masih hidup dalam hatiku.. Aku tahu kamu selalu ada mendampingiku.. karena kamu akan selalu menjadi Malaikat untuk aku, untuk Anastasia, Bintang dan Kirana (mereka bangga mempunyai papa seperti dirimu).

Aku selalu mencintaimu Romeoku, Priaku yang terindah, tetaplah menjadi Malaikat Hidupku… [Y]

(bengkel & kamar tidur-ku 19 Juli 2009)
Untuk pria paruh baya, yang pernah membuat aku diam-diam kagum dan terpesona.. salam hormat!

4 Responses to "Romeoku, Priaku yang Terindah…"

“Terlalu dini mengetahui rahasia, terlalu cepat menghadapi Kenyata-an”, tukas Juliet, resah…sebab si gadis rupawan ini baru menyadari bahwa Romeo, pangeran cinta-nya itu, adalah seorang Montaigne—musuh bubuyutan keluarga Capulet, keluarga Juliet. Ini artinya, sebuah tantangan maha besar, untuk menentukan pilihan pelik. Posisinya serba sulit : apakah ia mengingkari “cinta kilat tapi suci” itu atau bergabung bersama barisan keluarga Capulet untuk memusuhi semua Montaigne ?

dst…

…Ironi itu—absurditas menurut istilah Albert Camus—antara lain kepolosan cinta Romeo dan Juliet ditengah-tengah kerumitan hubungan konflik keluarga mereka. Dan kepolosan cinta tersebut—persisnya mungkin ”ketulusan”—seakan-akan tersirat dari paras lembut kecantikan wajah Juliet yang melankolis dan ketampanan Romeo yang imut-mut. Cinta mereka begitu lugu, sebab ikatan jiwa mereka tak ingin dipersalahkan oleh asal-usul yang mempersalahkan cinta mereka. Tetapi, tak mudah. Toh cinta mereka tetap terlarang, dan berakhir tragis.
Medan, 18 Juli 2005

Tentang kisah cinta yg “larger than life” spt itu…tentang cinta yg tak terpenamai itu, tentang cinta yg tak terwujud tapi tak terelakan spt itu…sy merasakan sesuatu yang ganda dan ganjil : kedaifan dan kebesaran manusia bercampur satu…

Tentang cinta yg spt itu..skrg kuhanya ingin termangu, dan menyabut nama-mu…

Tentang cinta yg spt itu…there is always something letf to love; if you haven’t learned that, you ain’t learned nothing…

Romeo is a Montague. He falls in love with Juliet and proceeds to marry her. He is a tragic character. He is characterised as hasty and emotional. He is young.

Juliet – She is a Capulet. She falls in love with Romeo. She believes marriage should be for love. She is also characterised as hasty. She is young.

William Shakespeare’s ROMEO + JULIET
My Only Love Sprung from My Only Hate…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: